Buscar

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Hari terus berjalan,
Hitam putih, merah jingga, biru kelabu, mewarnai perjalanan waktu demi waktu.
Tidak mungkin manusia memusuhi duka karena dia seperti sisi mata uang yang mengiringi sukacita.
Kapankah kita merasakan nikmatnya kaya jika belum merasakan getirnya ayah kita yang dihina?
Kapan kita menghargai nikmatnya rasa sehat bila belum pernah tergolek sakit tak berdaya?
Kapan kita merasakan indahnya memiliki jika belum pernah merasakan sakitnya kehilangan?
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

0 comments:

Posting Komentar